Rabu, 05 Agustus 2020

,

Materi Akidah Akhlak Kelas 5 BAB KE 2


Akidah akhlak kelas 5 Bab 2
MENGENAL ALLAH SWT MELALUI ASMAUL HUSNA
(AL-QAWIYY DAN AL-QAYYUM)

Berikut Materi yang bisa kamu download dan pelajari              
1. Al Qawiyy 
Al-Qawiyy memiliki arti sebagai Allah itu Yang Maha Kuat. Sehingga tidak ada yang bisa mengalahkan-Nya. Kekuatan Allah itu sangat sempurna sehingga alam beserta isinya tunduk kepada-Nya. Jika Allah sudah menghendaki sesuatu, hal itu pasti terjadi.ㅤㅤ
        Dipadang mahsyar nanti tidak ada satupun orang yang bisa menghindar dari keputusan Allah Ta’ala. Karena Dia adalah Dzat Yang Maha Kuat. Apabila Allah Ta’ala telah memutuskan bahwa kita termasuk orang baik, maka tidak ada satupun yang bisa merubahnya. Begitu juga sebaiknya apabila Allah Ta’ala memutuskan kita termasuk orang jahat, maka tidak ada satupun yang bisa merubahnya.
 
2. Al- Qayyum 
        Al- Qayyum Artinya adalah Allah itu Yang Maha Berdiri Sendiri. Allah itu tidak bergantung kepada siapapun dan apapun. Allah tidak membutuhkan apa-apa, Allah tidak membutuhkan pertolongan siapapun.
        Di dalam memutuskan segala sesuatu, Allah Ta’ala tidak perlu bermusyawarah kepada siapapun.
Karena hak memutuskan segala sesuatu ada ditangan-Nya. Jadi siapa-siapa yang akan diampuni dan siapa-siapa yang akan diazab adalah keputusan mutlaq Allah Ta’ala. Sehingga apabila Dia telah memutuskan seseorang masuk ke dalam neraka, maka tidak ada satupun yang bisa merubahnya. Begitu juga sebaliknya apabila Dia telah memutuskan seseorang masuk syurga, maka tidak ada satupun yang bisa merubahnya. Bagi orang-orang yang memiliki setitik iman, akan mendapat kebebasan dari neraka setelah urusan-urusan dosa dan kesalahan mereka terbalaskan. 
        Keputusan yang demikian ini tidak ada yang dapat mempengaruhi, karena Allah Maha Berdiri Sendiri dan keputusan-Nya ini mutlaq. Yaitu Dia akan menyelamatkan orang-orang yang bertaqwa, muslim sampai mukhlis, tetapi bagi orang yang masih beriman saja akan disiksa terlebih dahulu di neraka sampai semua dosa-dosanya terbalas.
        Oleh sebab itu yang perlu kita upayakan dalam hidup ini adalah minimal harus termasuk orang yang bertaqwa. Sehingga tidak perlu disiksa terlebih dahulu di neraka.
Akan tetapi tidaklah mungkin taqwa bisa tercapai sebelum beriman terlebih dahulu, karena ketaqwaan tanpa didasari keimanan tidak ada guna sedikitpun.

0 komentar:

Posting Komentar